Menyiasati Anak Susah Makan untuk Nutrisi Otaknya

Posted on

Siapa sih orang tua yang tidak ingin anak dapat berkembang dengan baik, dipastikan tidak ada. Setiap orang tua pasti sangat menginginkan anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Bagaimana mau tumbuh dengan baik dan nutrisinya tercukupi? Untuk membuka mulutnya saja susah.

Ketika Mama mengalami hal seperti ini mari memutar otak kita untuk Menyiasati Anak Susah Makan. Cara bagaimana?? Berikut ada beberapa tips untuk para Mama dalam mengatasi anak susah makan.

Dikasih nasi tidak mau buka mulut. Lebih-lebih sayur. Hufh..
Kami punya solusinya. Produk herbal terbaik untuk Menambah Nafsu Makan Anak
Laperma Platinum.. Sebotol madu kecil untuk tumbuh kembang si kecil. Klik di Sini Mam..

1. Sajikan makanan dalam porsi kecil.

Karena Lambung anak masih berkapasitas kecil jadi belum mampu menampung makanan terlalu banyak, jadi berikan anak makanan sedikit demi sedikit.

2. Variasi makanan.

Cobalah buat beberapa pilihan makanan, lalu biarkan anak memilih makanan yang ia sukai.

3. Sajikan dengan menarik

Sajikan makanan dengan tampilan menarik. Misalnya, mencetak nasi goreng dalam cetakan teddy bear atau bebek kecil.

4. Jadikan saat makan menyenangkan

Hindari mengancam, menghukum, atau menakut-nakuti anak untuk makan lebih banyak. Karena anak akan merasa bahwa saat-saat makan adalah saat yang tidak menyenangkan. Dan bisa jadi akan menimbulkan trauma psikologis bagi anak.

5. Makan teratur

Buatlah jadwalkan waktu makan anak dengan teratur, agar anak terbiasa dengan waktu makannya.

6. Beri cemilan sehat

Setelah anak sudah bisa berjalan, biasanya anak akan gemar bereksplorasi dengan lingkungannya. Untuk menyiasatinya, berikan anak cemilan sehat dalam porsi kecil namun beragam.

7. Hindari memberi iming-iming makanan penutup sebagai hadiah.

Hal ini dapat meningkatkan keinginan mengkonsumsi makanan lain bagi anak.

8. Batasi pemberian minuman di sela-sela waktu makan.

Minuman rendah lemak maupun jus buah segar memang penting untuk anak, namun bila anak terlalu banyak minum, tidak akan ada tempat yang cukup untuk makanan maupun kudapan sehat yang bisa masuk ke perut anak.

Menyiasati Anak Susah Makan untuk Nutrisi Otaknya

Menyiasati Anak Susah Makan untuk Nutrisi Otaknya

Anak-anak sangat memerlukan nutrisi untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya yang cepat. Dan juga diperlukan nutrisi untuk membantu kecerdasan otak anak. Makanan merupakan hal utama yang berpengaruh terhadap perkembangan otak anak. Oleh karena itu menyediakan makanan yang kaya akan nutrisi sangatlah penting. Otak dapat berkembang dengan baik jika nutrisi seperti glukosa, protein, lemak esensial, setra vitamin dan meniral dapat tercukupi dalam tubuh anak.

Berikut makanan untuk Nutrisi Otak Anak :

  •  Gandum

Karbohidrat dalam merupakan indeks glikemik rendah. Energi yang didapatkan dari glukosa dalam karbohidrat membuat otak melakukan kerjanya. Kemampuan otak untuk berkonsentrasi dan fokus bisa didapatkan dari jumlah energi yang cukup yang tersedianya didalam otak. Indeks glikemik yang rendah pada gandum dapat membantu tubuh melepaskan glukosa ke dalam darah dengan lambat, sehingga dapat menjaga kadar glukosa dalam darah tetap stabil. Hal ini juga membantu tubuh selalu menyediakan energi dari glukosa untuk otak, sehingga membuat selalu fokus sepanjang hari.

  •  Ikan laut

Ikan mengandung asam lemak esensial yang sangat diperlukan oleh otak. Asam lemak esensial ini tidak dapat diproduksi dalam tubuh manusia, sehingga untuk mendapatkannya bisa didapat dari konsumsi makanan jenis asam lemak yang mengandung omega-3 dan omega-6. DHA merupakan asam dokoheksanoat yang dibentuk dari asam lemak omega-3, sedangkan asam lemak omega-6 akan diubah menjadi AA atau asam arakidonat. Jadi, DHA dan AA adalah bentuk dari asam lemak omega-3 dan omega-6, dan keduanya merupakan nutrisi penting untuk membantu perkembangan otak anak. Asam lemak omega-3 dapat diperoleh dalam ikan, seperti ikan salmon, tuna, makerel, hering, dan sarden.

  •  Biji-bijian

Biji kenari, biji bunga matahari, dan biji wijen merupakan makanan yang mengandung lemak omega-6 yang berpengaruh dalam fungsi otak karena mempengaruhi pelepasan neurotransmiter dan juga mempengaruhi kemampuan neuron untuk menggunakan glukosa.

  • Telur

Telur adalah sumber protein dan kaya akan vitamin B kompleks, seperti vitamin B6, B12, dan asam folat. Telur juga mengandung asam lemak omega-3. Protein ini dikenal sebagai zat pembangun yang berfungsi dalam pembentukan neurotransmiter. Sedangkan vitamin B kompleks dapat menurunkan kadar homosistein dalam darah. Kadar homosistein tinggi dalam darah dapat meningkatan risiko penyakit stroke, gangguan kognitif, dan penyakit Alzheimer.

  • Brokoli

Brokoli merupakan sumber vitamin K yang baik. Vitamin K berfungsi dalam mendukung fungsi kognitif dan meningkatkan kekuatan otak. Penelitian juga menunjukkan bahwa brokoli mengandung glukosinolat, yang dapat memperlambat pemecahan neurotransmiter dan asetilkolin. Neurotransmiter dan asetilkolin berfungsi untuk menjaga otak dan ingatan tetap tajam. Kadar asetilkolin yang rendah dalam otak dapat berhubungan dengan penyakit Alzheimer.

Setelah kita menegtahui bagaimana menyiasati anak susah makan dan makanan apa saja yang baik untuk otak. Jika anak susah makan maka orang tua jangan sampai lupa untuk mencari tahu apa saja Penyebab Anak Susah Makan, jika penyebabnya sudah diketahui maka menanganinya pun bisa lebih mudah. Berikut penyebab anak susah makan yang terjadi.

1. Picky Eater (pilih-pilih makanan)

Masalah ini sering terjadi kala usia anak 2-3 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan akan berlanjut hingga usia 6 tahun. Ketika anak cenderung picky (pemilih) perlu diketahui penyebabnya, misalnya dari teksturnya, rasa, tampilan makanan yang kurang menggugah selera dan kurang variatif. Atau anak sedang mengalami problem pada area mulut seperti sensori atau motorik oral.

2. Makan Diemut

Anak mengemot makanan boleh jadi ia sedang sakit gigi, tumbuh gigi, sariawan atau bahkan radang tenggorokan. Kendala lain yang mungkin bisa muncul dari hal, ada masalah sensorik di area mulut atau masalah pada sistem pencernaannya.

3. Tak Merasa Lapar (Kenyang Terus)

Perutnya kenyang. Olala, apa yang terjadi? Kemungkinan anak susah makan karena anak terlalu banyak makan snack/camilan. Ia merasa kenyang karena terbiasa mengonsumsi makanan yang manis seperti permen, es krim, biskuit atau panganan manis lainnya.

4. Alergi makanan

Anak alergi makanan selain dipengaruhi faktor genetik, bisa jadi karena sistem pencernaannya belum matang. Perlu diketahui, sistem pencernaan yang matang terdapat selaput di usus didalmnya dan gerak peristaltik usus yang berfungsi melindungi dan menghalangi alergen masuk tubuh. Nah, pada sistem pencernaan yang belum matang, sistem pelindung itu belum berfungsi.

Itu dulu. Waktu saya belum kenal Laperma Platinum.
Setelah tau ada produk herbal untuk atasi masalah malas makan, semua beres.
Terima kasih Laperma Platinum, urusan makan anak saya jadi mudah.
Mama juga mau?